5 Karakter Anime Beban yang Sering Bikin Penonton Emosi Sendiri

5 Karakter Anime Beban yang Sering Bikin Penonton Emosi Sendiri

Anime & Manga
21 May 2026
17 views

Dalam banyak anime, biasanya ada karakter yang tampil sebagai pahlawan, mentor bijak, atau villain yang karismatik. Namun di sisi lain, ada juga tipe karakter yang justru sering dianggap “beban” oleh penonton. Bukan tanpa alasan, karakter-karakter ini sering membuat keputusan yang buruk, terlalu lemah, atau terus-menerus merepotkan tokoh lain.

Meski begitu, karakter seperti ini sebenarnya punya fungsi penting dalam cerita. Mereka sering menjadi sumber konflik, drama emosional, bahkan perkembangan karakter utama. Hanya saja, cara mereka bersikap sering membuat penonton merasa gemas, kesal, atau bahkan ingin “menyuruh mereka berhenti bertindak bodoh”.

Berikut lima karakter anime yang sering dianggap sebagai karakter “beban” karena perilaku mereka yang kerap membuat penonton emosi sendiri.

Karakter Anime yang Terlalu Lemah dan Sering Merepotkan

Salah satu tipe karakter yang paling sering disebut sebagai “beban” adalah mereka yang terlalu lemah atau tidak berkembang meski sudah melalui banyak kejadian penting.

Shinji Ikari (Neon Genesis Evangelion)

Shinji Ikari sering menjadi contoh klasik karakter yang membuat penonton frustrasi. Sebagai pilot Eva yang memegang nasib umat manusia, Shinji justru sering diliputi keraguan, ketakutan, dan keinginan untuk melarikan diri dari tanggung jawabnya.

Memang secara psikologis karakter ini sangat realistis, karena ia hanyalah remaja yang dipaksa menghadapi situasi ekstrem. Namun bagi sebagian penonton, sikapnya yang terus ragu-ragu dan sering menangis membuatnya terasa seperti beban bagi karakter lain.

Sakura Haruno (Naruto – awal seri)

Di awal cerita Naruto, Sakura sering dikritik karena dianggap tidak terlalu berguna dibandingkan Naruto dan Sasuke. Ia lebih sering berdiri di belakang sambil menonton pertarungan atau meminta bantuan.

Selain itu, obsesinya terhadap Sasuke juga sering membuat penonton kesal. Banyak momen ketika Sakura terlihat emosional tanpa kontribusi nyata dalam pertarungan.

Namun seiring perkembangan cerita, Sakura sebenarnya mengalami perkembangan besar hingga menjadi ninja medis yang sangat kuat.

Yukiteru Amano (Mirai Nikki)

Yukiteru adalah protagonis dalam Mirai Nikki, tetapi ia sering dianggap terlalu lemah dan pasif. Dalam situasi berbahaya, Yukiteru sering panik dan bergantung pada Yuno Gasai untuk menyelamatkannya.

Padahal sebagai pemilik diary yang memprediksi masa depan, ia sebenarnya punya potensi besar untuk bertahan dalam permainan hidup-mati tersebut. Sayangnya, ketakutannya sering membuatnya tampak seperti karakter yang tidak siap menghadapi konflik.

Karakter Anime yang Sering Membuat Masalah Sendiri

Selain karakter yang terlalu lemah, ada juga tipe karakter yang sebenarnya punya kemampuan tetapi sering membuat masalah karena sikap mereka sendiri.

Takemichi Hanagaki (Tokyo Revengers)

Takemichi memiliki kemampuan unik untuk kembali ke masa lalu dan mengubah masa depan. Namun meskipun memiliki peluang berkali-kali untuk memperbaiki keadaan, ia sering membuat keputusan yang buruk.

Takemichi juga terkenal sering menangis di hampir setiap konflik besar. Meskipun keberaniannya tidak bisa dipungkiri, banyak penonton merasa frustrasi karena ia kerap terlihat tidak siap menghadapi situasi yang sudah ia ketahui sebelumnya.

Namun di sisi lain, keteguhan Takemichi untuk terus mencoba memperbaiki masa depan juga menjadi daya tarik utama karakter ini.

Minoru Mineta (My Hero Academia)

Mineta adalah karakter yang sering dianggap mengganggu oleh penonton. Bukan karena ia lemah, tetapi karena perilakunya yang terlalu mesum dan sering membuat situasi menjadi canggung.

Sebagai siswa di U.A. High School, Mineta sebenarnya memiliki quirk yang cukup berguna. Namun sikapnya yang lebih sering memikirkan hal-hal tidak penting membuatnya terlihat seperti karakter yang tidak serius.

Banyak penonton merasa bahwa Mineta lebih sering menjadi sumber lelucon dibandingkan kontributor penting dalam cerita.

Meski sering dianggap sebagai karakter “beban”, sebenarnya tokoh-tokoh seperti ini memiliki fungsi penting dalam dunia anime. Mereka membuat cerita terasa lebih manusiawi karena tidak semua orang bisa langsung menjadi pahlawan sempurna.

Karakter yang lemah, ragu, atau membuat kesalahan justru sering mencerminkan sisi realistis manusia. Dalam beberapa kasus, perkembangan mereka dari sosok yang dianggap beban menjadi karakter yang lebih kuat justru menjadi salah satu bagian paling menarik dalam cerita anime.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile LegendsFree FireCall of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games!