Review Week 6 MPL ID S17: RRQ Menang Perdana, EVOS Tak Konsisten
Memasuki pekan keenam, panggung MPL ID S17 menyuguhkan drama yang tak terduga bagi seluruh penggemar Mobile Legends di Indonesia. Banyak anomali yang terjadi di atas panggung, mulai dari strategi draft pick yang di luar nalar hingga kebangkitan tim yang selama ini terpuruk di dasar klasemen. Sorotan utama tentu tertuju pada sang "Raja dari Segala Raja" yang akhirnya berhasil memecah kebuntuan mereka.
Kemenangan perdana RRQ di minggu ini menjadi angin segar sekaligus kejutan besar dalam gelaran MPL ID S17. Setelah sekian lama terbenam dalam kekalahan beruntun, momentum ini sangat krusial untuk menjaga asa mereka lolos ke babak playoff. Para analis di DG Breakdown menyebutkan bahwa kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan adanya perbaikan disiplin dalam pengambilan keputusan di fase mid hingga late game.
Di sisi lain, nasib berbeda dialami oleh sang rival abadi, EVOS. Meskipun sempat tampil menjanjikan di awal, performa mereka di MPL ID S17 pekan keenam ini justru menunjukkan grafik yang tidak stabil. Ketidakkonsistenan ini terlihat jelas dari pemilihan roster dan strategi yang berubah-ubah di setiap pertandingan, membuat para pendukungnya kembali merasa was-was akan posisi mereka di klasemen.
Persaingan di papan tengah MPL ID S17 pun semakin memanas karena jarak poin antar tim yang sangat tipis. Tim-tim seperti Alter Ego, Geek Fam, dan Liquid ID saling sikut untuk mengamankan slot playoff. Fenomena ini membuat setiap laga di pekan ini terasa seperti babak final, di mana satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi posisi mereka di akhir musim reguler.
Anomali strategi juga menjadi topik hangat, terutama dengan munculnya hero-hero yang tidak biasa di role tertentu. Penggunaan Mage di EXP Lane menjadi salah satu eksperimen paling berani sekaligus berisiko yang mewarnai pekan keenam MPL ID S17. Strategi ini memancing perdebatan di kalangan analis mengenai apakah hal tersebut merupakan inovasi atau justru sebuah blunder taktis.
Dengan berakhirnya pekan keenam, peta kekuatan di MPL ID S17 semakin sulit ditebak. Dominasi tim papan atas mulai goyah oleh gebrakan tim papan bawah yang bermain tanpa beban. Artikel ini akan membedah lebih dalam mengenai kejadian-kejadian menarik yang terjadi selama tiga hari pertandingan yang sangat emosional tersebut.
Review Week 6 MPL ID S17: EVOS Tak Mau Jauh-jauh dengan RRQ

Narasi yang berkembang di DG Breakdown menyoroti bagaimana EVOS seolah "menemani" RRQ di zona merah klasemen akibat hasil yang kurang maksimal. Meskipun RRQ berhasil mendapatkan kemenangan pertamanya, posisi mereka berdua masih sangat rawan untuk tidak lolos ke babak selanjutnya di MPL ID S17. EVOS yang diharapkan bisa melesat justru terjegal oleh tim-tim yang secara di atas kertas seharusnya bisa mereka atasi.
Kurangnya sinkronisasi antar pemain menjadi catatan besar bagi EVOS. Pergantian line-up yang terus dilakukan oleh tim pelatih dianggap sebagai pedang bermata dua. Di satu sisi, mereka mencari komposisi terbaik, namun di sisi lain, hal ini menghambat terbentuknya chemistry yang kuat di arena MPL ID S17. Inkonsistensi ini sangat terlihat saat mereka menghadapi tekanan dari tim lawan yang bermain lebih disiplin.
1. ONIC Terlalu Kuat
ONIC kembali membuktikan mengapa mereka menyandang status sebagai "Raja Langit" di MPL ID S17. Dengan rekor kemenangan yang hampir sempurna, mereka seolah bermain di liga yang berbeda. Kekuatan ONIC tidak hanya terletak pada kemampuan individu pemainnya seperti Kairi atau Sans, tetapi pada kedalaman strategi dan kemampuan adaptasi yang sangat cepat terhadap perubahan meta di tengah kompetisi.
Salah satu momen paling ikonik di pekan keenam adalah saat Sans menggunakan Nana dan berhasil mendapatkan double kill di laga krusial. Penggunaan hero-hero "nyeleneh" ini menunjukkan tingkat kepercayaan diri ONIC yang sangat tinggi. Mereka tidak takut untuk melakukan cheese pick karena secara fundamental permainan tim mereka sudah sangat solid, sehingga hero apa pun yang digunakan tetap terlihat efektif di MPL ID S17.
Dominasi ONIC juga terlihat dari cara mereka menutup pertandingan dengan sangat cepat dan minim kesalahan. Lawan-lawan yang mencoba memberikan perlawanan seringkali justru terjebak dalam permainan tempo tinggi yang dimainkan ONIC. Hingga saat ini, belum ada tim di MPL ID S17 yang benar-benar mampu meredam agresi kolektif dari anak-anak "Landak Kuning" ini secara konsisten.
Para analis sepakat bahwa ONIC saat ini adalah kandidat terkuat untuk menjuarai musim ini. Jika tim lain tidak segera menemukan cara untuk mematahkan draf dan permainan makro mereka, maka ONIC diprediksi akan melaju mulus tanpa hambatan berarti hingga babak grand final MPL ID S17. Kekuatan mereka di semua lini benar-benar membuat tim lawan harus bekerja ekstra keras.
2. EVOS Tak Mainkan Pheww di 2 Laga Week 6
Keputusan mengejutkan diambil oleh manajemen EVOS dengan tidak menurunkan Pheww dalam dua laga penting di pekan keenam MPL ID S17. Sebagai pemain veteran dengan segudang pengalaman, absennya Pheww di atas panggung sangat terasa dampaknya, terutama dalam hal kepemimpinan dan ketenangan saat menghadapi situasi genting. EVOS justru memilih untuk mencoba kombinasi roster lain yang ternyata belum memberikan hasil maksimal.
Menurut informasi dari internal tim, keputusan ini diambil berdasarkan hasil latihan (scrim) di mana pemain lain dianggap lebih menunjukkan performa yang sinkron dengan strategi tim saat itu. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa tanpa Pheww, permainan EVOS seringkali kehilangan arah di fase late game. Komunikasi yang biasanya rapi menjadi sedikit berantakan, yang akhirnya berujung pada kekalahan pahit di MPL ID S17.
Absennya pemain kunci asal Filipina ini memunculkan spekulasi mengenai kondisi dapur tim EVOS. Banyak penggemar mempertanyakan mengapa pemain sekelas Pheww harus diparkir di saat tim sangat membutuhkan poin untuk mengamankan posisi. Ketidakhadirannya membuat beban berat berpindah ke pundak pemain lain yang mungkin belum siap dengan tekanan sebesar itu di panggung megah MPL ID S17.
Eksperimen tanpa Pheww ini nampaknya harus segera dievaluasi oleh tim pelatih. Mengingat waktu yang semakin mepet menuju akhir musim reguler, EVOS tidak boleh lagi membuang-buang poin berharga. Pengalaman Pheww dalam membaca pergerakan lawan sangat dibutuhkan jika EVOS ingin tetap bersaing di papan atas klasemen MPL ID S17 dan melaju ke babak selanjutnya.
3. RRQ Menang Perdana, Tapi BTR Kenapa?
Pekan keenam menjadi saksi sejarah saat RRQ akhirnya berhasil "pecah telur" dan meraih kemenangan pertama mereka di MPL ID S17. Kemenangan ini disambut haru oleh para penggemar setianya, Kingdom. Penampilan Superdan dan kawan-kawan terlihat jauh lebih bertenaga dan disiplin dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Mereka mampu memanfaatkan momentum dengan baik dan tidak lagi melakukan blunder konyol yang sering merugikan mereka.
Namun, di balik kegembiraan RRQ, muncul pertanyaan besar mengenai performa Bigetron Alpha (BTR) yang menjadi korban dalam laga tersebut. BTR, yang biasanya tampil sangat agresif dan dominan, justru terlihat bermain di bawah standar mereka. Kekalahan ini sangat mengejutkan mengingat posisi BTR yang berada jauh di atas RRQ dalam klasemen sementara MPL ID S17.
Banyak yang menyoroti pemilihan hero dari BTR yang dianggap kurang efektif, seperti penggunaan Hylos di EXP Lane yang tidak memberikan dampak berarti. Selain itu, performa individu beberapa pemain kunci BTR juga tampak menurun drastis dalam pertandingan tersebut. Hal ini memicu diskusi apakah BTR sedang mengalami penurunan performa atau memang strategi RRQ yang berhasil membungkam mereka sepenuhnya di MPL ID S17.
Kemenangan RRQ ini memberikan harapan baru bagi persaingan di papan bawah, sementara bagi BTR, ini menjadi peringatan keras untuk segera berbenah. Jika tim sekelas BTR bisa tumbang oleh tim dasar klasemen, maka peta persaingan MPL ID S17 benar-benar sedang berada dalam kondisi yang sangat anomali dan penuh kejutan di sisa musim ini.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
