Road to Playoff MPL ID S17: RRQ di Ujung Tanduk, Minggu Berdarah Kembali!

Road to Playoff MPL ID S17: RRQ di Ujung Tanduk, Minggu Berdarah Kembali!

Mobile Legends
07 May 2026
1 views

MPL Indonesia Season 17 akhirnya memasuki fase paling panas menjelang playoff. Setelah ONIC Esports berhasil menjadi tim pertama yang memastikan tiket menuju fase gugur, kini persaingan memperebutkan lima slot tersisa semakin menggila. Tidak ada lagi pertandingan yang terasa biasa saja, karena setiap match kini memiliki dampak besar terhadap klasemen akhir.

Musim ini benar-benar berbeda dibanding MPL ID pada umumnya. Tidak ada tim yang benar-benar dominan selain ONIC, sementara tim papan tengah hingga papan bawah terus saling sikut untuk menjaga peluang playoff. Selisih poin yang sangat tipis membuat posisi klasemen bisa berubah hanya dalam satu hari pertandingan saja.

Situasi tersebut otomatis menghidupkan kembali narasi legendaris “Minggu Berdarah”. Istilah ini kembali relevan karena hampir semua tim masih berada dalam situasi hidup dan mati. Bahkan tim yang saat ini duduk di papan atas pun belum sepenuhnya aman dari ancaman turun ke zona merah.

Fenomena “batu-gunting-kertas” juga menjadi warna utama MPL ID S17. Ada tim yang mampu mengalahkan kandidat juara, tetapi justru kalah dari tim papan bawah di pertandingan berikutnya. Hal ini membuat prediksi pertandingan menjadi sangat sulit dan memperlihatkan betapa kompetitifnya liga musim ini.

Di tengah situasi tersebut, perhatian terbesar tentu tertuju kepada RRQ Hoshi. Sang Raja kini berada di posisi paling sulit sepanjang sejarah mereka di MPL Indonesia. Setelah enam pekan berjalan, RRQ masih tertahan di dasar klasemen dan berada dalam tekanan luar biasa besar.

Namun RRQ bukan satu-satunya tim yang memiliki masalah. Hampir semua tim yang sedang berebut tiket playoff masih memiliki kelemahan masing-masing. Ada yang kesulitan menjaga konsistensi, ada yang draft-nya mulai terbaca, hingga ada tim yang masih mencari formula roster terbaiknya menjelang akhir regular season.

Dengan hanya menyisakan beberapa pekan lagi, setiap kesalahan kini akan terasa sangat mahal. Week 7 sampai Week 9 dipastikan menjadi fase paling brutal di MPL ID S17.

RRQ Hoshi dan Misi Mustahil Menuju Playoff

Playoff MPL ID S17

Jika berbicara soal tekanan terbesar, RRQ Hoshi jelas berada di urutan pertama. Week 7 menjadi titik penentuan apakah Sang Raja masih bisa menjaga asa playoff atau justru benar-benar tersingkir dari persaingan.

Situasi RRQ saat ini sangat sederhana: mereka wajib menang terus sampai akhir musim. Tidak ada lagi ruang untuk kehilangan poin jika masih ingin menjaga peluang lolos playoff tetap hidup.

Masalahnya, lawan-lawan RRQ di sisa regular season bukan tim mudah. Mereka harus menghadapi Geek Fam dan EVOS di Week 7, sebelum lanjut bertemu Team Liquid ID, NAVI, Alter Ego, hingga DEWA United Esports.

Artinya, RRQ akan menghadapi tim-tim yang sebagian besar juga sedang berjuang memperebutkan playoff. Setiap pertandingan otomatis berubah menjadi elimination match.

Meski begitu, kemenangan 2-0 atas Bigetron di Week 6 menjadi bukti bahwa RRQ mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Permainan mereka terlihat lebih disiplin dan jauh lebih rapi dibanding beberapa pekan sebelumnya.

Walau langsung kalah lagi dari ONIC sehari setelahnya, setidaknya RRQ mulai memperlihatkan identitas permainan yang lebih jelas. Early game mereka lebih terstruktur, rotasi mulai membaik, dan komunikasi terlihat lebih solid.

Namun satu masalah lama masih sering muncul: blunder ketika sedang unggul. RRQ beberapa kali kehilangan momentum karena terlalu memaksakan teamfight atau melakukan gerakan tambahan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Jika ingin lolos playoff, RRQ wajib memperbaiki kedisiplinan tersebut. Mereka tidak bisa lagi membuang keunggulan kecil yang sudah susah payah didapatkan.

Kendala Setiap Tim Menuju Playoff MPL ID S17

Playoff MPL ID S17

DEWA United: Kuat, Tapi Belum Sempurna

DEWA United menjadi salah satu tim paling mengejutkan musim ini. Dengan rekor 7-3 hingga Week 6, mereka berhasil duduk nyaman di posisi kedua klasemen.

Namun di balik performa luar biasa tersebut, DEWA masih memiliki masalah soal konsistensi momentum. Mereka beberapa kali gagal menutup pertandingan meski sudah unggul lebih dulu.

Kekalahan tipis dari ONIC dan Team Liquid menjadi bukti nyata. DEWA mampu mendominasi sebagian besar pertandingan, tetapi kehilangan fokus di momen-momen penting.

Jika ingin benar-benar menjadi kandidat juara, mereka harus belajar lebih disiplin dalam memanfaatkan keunggulan.

Bigetron Alpha: Terlalu Sering Kehilangan Poin Penting

Bigetron secara kualitas roster sebenarnya sangat layak disebut penantang juara. Mereka memiliki mekanik kuat dan gameplay agresif yang sangat merepotkan lawan.

Namun masalah terbesar mereka adalah inkonsistensi menghadapi tim yang secara kertas lebih lemah. Kekalahan dari RRQ menjadi contoh paling jelas.

BTR sering tampil luar biasa melawan tim besar, tetapi justru kehilangan poin di laga yang seharusnya bisa dimenangkan.

Jika kebiasaan ini terus terjadi, posisi mereka di papan atas bisa sangat terancam.

Team Liquid ID: Draft Mulai Mudah Dibaca

TLID sempat menjadi salah satu tim paling menarik di awal musim. Namun memasuki pertengahan regular season, permainan mereka mulai lebih mudah ditebak lawan.

Ketika hero-hero andalan mereka terkena ban, TLID terlihat kesulitan mencari alternatif strategi.

Fleksibilitas draft menjadi pekerjaan rumah terbesar mereka menjelang playoff race yang semakin brutal.

Jika tidak segera beradaptasi, mereka bisa mulai kehilangan momentum penting.

Alter Ego: Sulit Menjaga Stabilitas

Alter Ego datang musim ini dengan ekspektasi besar. Dengan roster yang hampir sama seperti saat menjadi runner-up MPL ID S16 dan M-Series, mereka diharapkan bisa menjadi kandidat juara.

Namun kenyataannya, performa mereka sangat naik turun. Ada momen ketika mereka terlihat sangat dominan, tetapi di pertandingan lain justru tampil di bawah standar.

Masalah konsistensi menjadi musuh terbesar Alter Ego musim ini.

Jika tidak segera menemukan stabilitas permainan, posisi mereka bisa sangat rawan menjelang akhir regular season.

EVOS: Masih Cari Taring Utama

EVOS juga menjadi salah satu tim yang paling sulit ditebak musim ini. Mereka masih terus melakukan rotasi roster, terutama di posisi midlane antara Treacky dan Pheww.

Situasi ini menunjukkan bahwa EVOS sebenarnya belum benar-benar menemukan formula terbaik mereka.

Di satu sisi, rotasi roster bisa memberi variasi strategi. Namun di sisi lain, terlalu sering bongkar-pasang pemain juga bisa mengganggu chemistry tim.

Jika tidak segera menemukan line-up paling stabil, posisi EVOS di enam besar bisa semakin terancam.

Geek Fam: Sulit Snowball

Geek Fam sebenarnya mulai menunjukkan perkembangan positif. Kehadiran MarceL membuat permainan mereka jauh lebih agresif dan hidup.

Namun satu masalah besar mereka masih sama: sulit mengubah keunggulan early game menjadi kemenangan.

Mereka sering memberi terlalu banyak ruang kepada lawan untuk scaling hingga akhirnya kalah di late game.

Kemampuan menutup pertandingan menjadi pekerjaan rumah utama Geek Fam jika ingin lolos playoff.

NAVI: Lemah di End Game

NAVI sebenarnya cukup kompetitif di fase early game. Mereka beberapa kali mampu menyulitkan tim-tim besar dengan permainan agresif.

Namun ketika pertandingan memasuki late game, mereka sering kehilangan arah permainan.

Decision making saat Lord fight dan base push masih menjadi kelemahan utama mereka musim ini.

Jika masalah tersebut tidak segera diperbaiki, peluang playoff NAVI akan semakin sulit.

Minggu Berdarah Baru Saja Dimulai

MPL ID S17 kini benar-benar memasuki fase paling brutal. Tidak ada tim yang benar-benar aman selain ONIC, sementara delapan tim lainnya masih harus bertarung habis-habisan untuk memperebutkan lima tiket playoff tersisa.

Setiap match mulai sekarang akan terasa seperti final. Satu kemenangan bisa membawa tim naik beberapa peringkat, tetapi satu kekalahan juga bisa langsung menjatuhkan mereka ke zona merah.

RRQ Hoshi memang menjadi tim dengan tekanan terbesar saat ini. Namun pada kenyataannya, hampir semua tim masih memiliki masalah yang harus segera diselesaikan.

Karena itu, Week 7 hingga Week 9 dipastikan akan menjadi fase paling emosional dan penuh drama di MPL ID S17. Minggu Berdarah benar-benar telah kembali.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.