RRQ Juara DFNC S2 Warfare PC, Sang Raja Sukses Pertahankan Gelar!

RRQ Juara DFNC S2 Warfare PC, Sang Raja Sukses Pertahankan Gelar!

Esports
21 April 2026
1 views

Kompetisi Delta Force National Championship (DFNC) Season 2 atau DFNC S2 kategori Warfare PC telah sampai di Grand Final di mana mempertemukan dua tim terbaik di musim ini yakni Rex Regum Qeon (RRQ) melawan VALHALLA. Persaingan di DFNC S2 benar-benar luar biasa, perubahan kekuatan masing-masing tim menghasilkan dampak yang benar-benar signifikan terhadap kekuatan masing-masing tim peserta. Kendati demikian, sebagai juara bertahan dari musim sebelumnya, RRQ masih benar-benar tidak terhentikan.

Di sisi lain, VALHALLA sebagai salah satu tim Kuda Hitam secara mengejutkan berhasil menjegal langkah tim ONIC di babak Semi-Final. Tidak hanya menjegal, kekalahan 0-2 menunjukkan bahwa VALHALLA telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dari musim sebelumnya. Akan tetapi, sebagai juara bertahan tentunya RRQ siap untuk memberikan yang terbaik untuk menjaga gelar mereka di DFNC S2 - Warfare PC kali ini. Seperti apa hasil pertandingan antara kedua tim? Simak ulasan berikut ini.

Sukses Hentikan Valhalla, RRQ Juara DFNC S2 Warfare PC Wakili Indonesia ke PWC!

DFNC S2

Pertandingan antara RRQ menghadapi Valhalla dalam Grand Final DFNC S2 Warfare PC terjadi pada Minggu, 12 April 2026 di mana format yang sama masih diterapkan di mana kedua tim akan bertanding dalam format best of 3 series (BO3). Tim yang berhasil mendapatkan 2 poin akan memenangkan pertandingan dan tentunya, dinobatkan sebagai juara DFNC S2 Warfare PC yang nantinya akan mewakili Indonesia dalam kompetisi Delta Force Pan-Pacific Warfare Championship (PWC). Kedua tim menghadirkan pasukan terbaik mereka di Grand Final kali ini.

Pertempuran sengit di map Trainwreck dimulai dengan dominasi RRQ yang berhasil mengamankan area A tanpa kendala berarti. Performa impresif dari Popey, Marv, dan Talavanya memaksa VALHALLA untuk bermain lebih defensif sejak awal laga. Ketegangan meningkat saat RRQ mulai mengerahkan kendaraan tempur demi menembus area B. Meski sempat menghadapi perlawanan alot melalui serangan dari arah Jembatan Merah, koordinasi solid dari Crouzer dan rekan-rekannya akhirnya membuat RRQ berhasil menguasai area B secara perlahan.

Memasuki sektor tengah di spot C1 dan C2, VALHALLA sempat memberikan perlawanan balik yang krusial ketika AIMINGDS berhasil menghancurkan kendaraan tempur RRQ. Namun, momentum tersebut tidak bertahan lama karena serangan masif dari para pemain RRQ justru semakin tak terbendung. Keberhasilan Bujenk menghancurkan tank VALHALLA menjadi titik balik penting yang memungkinkan RRQ menguasai area C1. Walaupun Hooky sempat membalas dengan menghancurkan tank lawan, gempuran RRQ dari segala sisi akhirnya membuat seluruh area C jatuh ke tangan mereka.

Pertarungan mencapai puncaknya di sektor final, yakni area D1 dan D2, di mana RRQ tampil menggila lewat kombinasi serangan infanteri dan kendaraan tempur yang dikendalikan Havier. Meski VALHALLA berupaya keras memperkuat pertahanan dan mencoba merebut kembali D1 dengan serangan misil, tekanan dari Shoot0y, Ripxtra, dan Arixaa membuat mereka semakin tersudut. Setelah melalui jual beli serangan yang sangat intens di area D2, eksekusi akhir yang tajam dari Popey dan kawan-kawan memastikan kemenangan RRQ di game pertama ini.

Berpindah ke game kedua, RRQ mengambil peran sebagai sisi Defender dengan pertahanan yang sangat solid sejak awal laga. Berbeda dengan dominasi RRQ saat menjadi Attacker, VALHALLA justru tampak kesulitan menembus area A meski telah mengerahkan kendaraan tempur. Ketangguhan lini belakang RRQ dibuktikan oleh Delza yang berhasil melumpuhkan tank lawan, memberikan tekanan mental yang signifikan bagi penyerang. Walaupun sempat memberikan perlawanan alot dan akhirnya berhasil mengamankan area A, Cassius dan tim VALHALLA harus bekerja ekstra keras untuk melanjutkan pergerakan mereka ke sektor berikutnya.

Memasuki area B, RRQ menunjukkan strategi pertahanan yang hampir tanpa celah dengan Havier sebagai jangkar menggunakan kendaraan tempurnya. Sinergi antara Popey, Ripxtra, dan AGRTCHAOS dalam menyapu bersih pergerakan lawan membuat pasukan VALHALLA kehilangan momentum serangan. Bujenk pun berkali-kali sukses melumpuhkan kendaraan tempur VALHALLA, menutup ruang gerak lawan di setiap sudut penting. Meski VALHALLA mencoba memaksakan penetrasi dengan mengerahkan dua tank sekaligus, RRQ tetap tidak bergeming dan mampu melakukan retake area dengan sangat disiplin.

Pertempuran akhirnya mencapai fase overtime yang dramatis ketika dua tank VALHALLA berhasil menembus pertahanan B dan menumbangkan pilar utama RRQ seperti AGRTCHAOS, Wutang, dan Delza. Setelah area B jatuh ke tangan lawan, fokus pertempuran beralih ke area C yang menjadi target krusial. Meski RRQ sempat kehilangan kendali di titik C1, mereka segera merespons dengan strategi retake yang cepat. Di tengah adu kendaraan tempur yang sengit, AGRTCHAOS tampil memukau dengan senjatanya, melumpuhkan pasukan infanteri VALHALLA satu per satu untuk menjaga asa pertahanan RRQ.

Waktu semakin sempit bagi para pasukan VALHALLA. Misil dijatuhkan dan akhirnya RRQ berhasil mempertahankan gelar juara mereka dengan kemenangan penuh 2-0. RRQ berhasil menjadi juara DFNC S2 bahkan mengukir rekor tak terkalahkan 30-0. Kemenangan dengan poin sempurna berhasil diraih Crouzer dan kawan-kawan. Dengan hasil ini, artinya RRQ menjadi wakil Indonesia menuju kompetisi PWC. Sungguh kemenangan yang luar biasa, di sisi lain, Shadow Esports TOXIDO (SE Toxido) berhasil merebut tempat ketiga setelah mengalahkan ONIC di Bronze match.

Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.