Alasan Baloyskie Gabung ONIC Terungkap!
- Baloyskie mengungkap keinginannya bergabung dengan ONIC sebenarnya sudah ada sejak lama.
- Sosok Coach Yeb dan kualitas pemain ONIC menjadi alasan utama dirinya menerima peran sebagai asisten pelatih.
- Baloyskie ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar lebih banyak di dunia kepelatihan.
- Ia juga ingin membuktikan bahwa pengalamannya masih bisa memberi dampak bagi tim meski tak lagi menjadi pemain.
- Ayo top up diamond MLBB kalian di Dunia Games sekarang.
Penulis: Redzi Arya Pratama
Bursa transfer Mobile Legends: Bang Bang menjelang musim kompetisi terbaru menghadirkan banyak kejutan. Dari sekian banyak perpindahan pemain dan pelatih, salah satu yang paling menyita perhatian adalah keputusan Baloyskie meninggalkan Geek Fam dan bergabung dengan ONIC Esports Indonesia.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Baloyskie selama ini lebih dikenal sebagai salah satu roamer terbaik Filipina yang masih aktif bermain di level tertinggi. Alih-alih melanjutkan karier sebagai pemain profesional, ia justru memilih memulai babak baru sebagai asisten pelatih ONIC ID.
Perubahan peran itu langsung memunculkan berbagai spekulasi di kalangan penggemar. Banyak yang penasaran mengapa Baloyskie memilih pensiun dari panggung kompetitif dan menerima tantangan baru di balik layar, terlebih bersama salah satu organisasi esports terbesar di Indonesia.
Games of The Future (GOTF) 2026 menjadi turnamen internasional pertama Baloyskie bersama ONIC ID sebagai bagian dari staf pelatih. Turnamen di Astana, Kazakhstan, sekaligus menjadi momen perdananya mendampingi skuad Landak Kuning di ajang resmi.
Dunia Games berkesempatan mewawancarai Baloyskie secara eksklusif di Astana, Kazakhstan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkap alasan sebenarnya menerima pinangan ONIC, keinginannya bekerja sama dengan Coach Yeb dan Kairi, hingga target pribadinya sebagai pelatih.
Baloyskie Sudah Lama Ingin Gabung ONIC

Baloyskie mengaku keinginannya bergabung dengan ONIC sebenarnya sudah muncul sejak lama. Namun, kesempatan tersebut baru benar-benar terwujud pada musim ini ketika dirinya beralih dari pemain menjadi bagian dari staf pelatih. "Sebenarnya dari dulu memang mau sama Coach Yeb dan Kairi lagi. Cuma kebetulan sering gagal dan baru kali ini berhasil transfernya. Posisinya kan juga berbeda sebagai staf coach."
Keinginan untuk kembali bekerja sama dengan Coach Yeb dan Kairi menjadi salah satu faktor terbesar di balik keputusannya menerima tawaran ONIC. Menurut Baloyskie, beberapa upaya untuk bersatu dalam satu tim sempat terjadi pada masa lalu, tetapi selalu gagal karena berbagai alasan.

Meski demikian, ia mengaku awalnya tidak memiliki rencana untuk menjadi pelatih. Baloyskie bahkan sempat berpikir akan terus melanjutkan karier sebagai pemain profesional sebelum akhirnya melihat peluang berkembang bersama ONIC. "Awalnya saya belum mau jadi coach. Cuma jadi mau kalau di ONIC soalnya ada Coach Yeb yang bisa mentorin dan juga anak-anaknya sudah pada jago. Apalagi saya tau kualitas Kiboy sehingga tak akan ada perasaan mending saya yang main gitu,"
Baloyskie menilai keberadaan Coach Yeb menjadi alasan utama yang membuatnya yakin mengambil tantangan baru tersebut. Ia ingin belajar langsung dari salah satu pelatih terbaik di Asia Tenggara sekaligus memahami dunia kepelatihan dari sosok yang sudah berpengalaman.
Selain itu, kualitas para pemain ONIC juga membuat proses transisinya menjadi lebih mudah. Kehadiran Kiboy sebagai salah satu roamer terbaik Indonesia membuat Baloyskie tidak memiliki keinginan untuk kembali turun bermain di dalam pertandingan. Sebaliknya, ia ingin memberikan kontribusi dari balik layar demi meningkatkan performa tim. Bagi Baloyskie, bergabung dengan ONIC bukan sekadar tentang mengejar prestasi. Ia juga ingin membuktikan bahwa dirinya masih mampu memberikan dampak besar meski tidak lagi berada di Land of Dawn sebagai pemain aktif.
"Tak ada yang gimana-gimana, saya cuma mau belajar dan buktiin bahwa otak saya masih bisa jalan sama orang-orang yang jago,"
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Baloyskie memandang peran barunya sebagai proses pembelajaran jangka panjang. Ia tidak datang dengan ambisi besar untuk langsung menjadi pelatih utama, melainkan ingin menyerap pengalaman sebanyak mungkin dari Coach Yeb dan membantu para pemain ONIC berkembang.
Dengan pengalaman panjang sebagai pemain profesional serta kesempatan belajar di bawah bimbingan Coach Yeb, Baloyskie berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi ONIC Esports. Kehadirannya juga menjadi salah satu transfer paling menarik musim ini karena memperlihatkan bagaimana seorang pemain veteran memilih berkembang melalui jalur kepelatihan demi tetap berkontribusi di level tertinggi Mobile Legends.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
