Kisah Ahnaf the Wonderkid FFNS 2026 Fall: Raih Dukungan Orang Tua ke Grand Final!
Penulis: Cristian Wiranata Surbakti | Editor: Yosia Karisma Putra
Grand Final FFNS 2026 Fall menghadirkan cerita yang cukup menarik tidak hanya dari tim namun juga dari para pemain yang bertanding. Salah satunya adalah bintang muda asal tim “BORNEO HILANG ARAH” yakni AHNAFEIEI berusia 13 tahun asal Yogyakarta. Dengan kemampuan terbaik yang ia miliki di usianya yang cukup muda, ia pun ramai disebut sebagai “The Wonderkid FFNS 2026 Fall” dari Yogyakarta.
Sukses ke Grand Final FFNS 2026 Fall, Perjalanan Awal Ahnaf Tuai Pro Kontra Orang Tua!

Kepada Dunia Games (DG) eksklusif, Ahnaf menceritakan seperti apa prosesnya terjun ke scene kompetitif Free Fire. Ia mengatakan bahwa awalnya, dia sering mengikuti turnamen offline dan membulatkan tekad untuk terjun ke scene kompetitif esports Free Fire. “Perkenalkan nama saya Muhammad Ahnaf Ramadhan Kurnia dari Yogyakarta, asal aslinya Jogja. Cerita awal, (saya) ke esports begitu karena sering (mengikuti) turnamen offline jadi ingin masuk (scene) esports saja karena sudah sering-sering (bertanding) offline (dan) juara terus daripada nge-stuck di situ saja, lebih baik (saya) ke esports,” ucap Ahnaf kepada Dunia Games (DG) eksklusif.
Ahnaf menambahkan, tekadnya untuk berkarier di esports sempat terhalang restu orang tua. Hal ini dikarenakan pada awalnya ia sempat menelan berbagai kekalahan ketika mengikuti turnamen. Akan tetapi, seiring dengan ia mulai mendapatkan kemenangan demi kemenangan dan mulai menghasilkan uang, Ahnaf pun mendapatkan dukungan dari orang tua terutama ibunya.
“Respons (Orang tua) awalnya belum dibolehin karena (saya) belum sering menang-menang ya dulu. Terus pas (saya) menang-menang, orang tua mulai percaya (saya) bisa sukses di esports terus orang tua boleh izinin main di esports,” ujar Ahnaf menambahkan. “Pas waktu itu karena sering juara, orang tua (bilang) ‘naf, kamu boleh kok fokus di esports mami percaya (kamu) bisa sukses di esports’ begitu,” tuturnya.
Bermimpi Untuk Juara di Grand Final, Dukung Teman Seumurannya Fokus Kembangkan Skill!
Berbicara mengenai misinya di Grand Final FFNS 2026 Fall, Ahnaf menyatakan kepada Dunia Games (DG) jika ia bersama timnya, Borneo Hilang Arah ingin menjadi juara. Hal itu dikarenakan dirinya dan teman-teman satu tim sedang dalam level kepercayaan diri yang baik. “(Kami) pengen banget juara. Karena (teman-teman) tim saya lagi pede-pedenya buat juara,” kata Ahnaf.
Di Grand Final, ia mengatakan kalau satu tim yang cukup diwaspadai adalah MBR Omega karena para pemain tim tersebut cukup solid. “Sepertinya (mewaspadai) MBR Omega, karena pemain-pemainnya sudah menyatu sekali ketika war,” tuturnya. Tidak jumawa, Ahnaf pun memotivasi teman-teman seumurannya untuk terus mengasah skill, dan berhenti berharap kosong.
“Untuk teman-teman seumuranku, jangan cuma (bilang) ‘when ya, when ya’ (kalian) harus semangat terus, jangan melihat (orang lain) di atas (dan) fokus di diri sendiri dulu fokus latih gameplay,” jelasnya.
RRQ Kazu Menjadi Tim Impian Seorang Ahnaf, Prestasi Tetap Bagus di Sekolah!

Aktif dalam mengikuti kompetisi Free Fire baik offline atau pun online, tidak menjadi penghalang bagi Ahnaf di ranah pendidikan. Sebagai siswa, ia mengakui nilai-nilai mata pelajarannya selalu berada di atas kriteria kelulusan minimal (KKM) dan dirinya bertekad untuk terus melanjutkan pendidikan. “Saya naik (ke) kelas 9. Saya di-support (Orang tua) diizinin. (Perihal) sekolah saya, aman saja ya nilainya di atas KKM semua,” ucap Ahnaf. “(Saya) pasti ada rencana (lanjut) sekolah selanjutnya ke SMA.”
Mendapatkan titel “Wonderkid” di Grand Final FFNS 2026 Fall, Ahnaf punya mimpi besar. Jika ia menjadi pro player, ia memilih tim RRQ Kazu sebagai tim yang ia ingin tuju dalam perjalanan kariernya. “(Saya) mau jadi pro player. Tim (yang saya pilih) yang penting tim-tim (region) SEA, (saya pilih) RRQ,” pungkasnya.
F.A.Q
1. Siapa Ahnaf?
Ahnaf adalah bintang muda yang bermain untuk tim BORNEO HILANG ARAH dalam Grand Final FFNS 2026 Fall atau Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall di Yogyakarta.
2. Seperti apa Cerita Ahnaf di Scene Kompetitif Free Fire?
Ahnaf memulai perjalanan kariernya di scene kompetitif Free Fire dengan aktif mengikuti kompetisi-kompetisi offline. Meskipun awalnya ia sering mengalami kekalahan, namun seiring waktu ia mulai mendapatkan kemenangan demi kemenangan dan mendapatkan dukungan positif dari orang tuanya.
3. Apa Pesan yang Disampaikan Ahnaf Kepada Anak-Anak Seumurannya?
Ahnaf memberikan dukungan positif kepada anak-anak seumurannya di mana ia ingin mereka berhenti untuk mengatakan ‘when ya’ dan mulai fokus mengembangkan skill dalam bermain Free Fire.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook dan Instagram Dunia Games ya. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Game.
