RRQ Idok Ungkap Alasan Under Perform, Siap Bangkit di MPL ID S18
- Idok mengaku telah melakukan introspeksi dan bertekad bangkit setelah performa RRQ menurun di MPL ID Season 17.
- Kurangnya kecocokan dalam tim menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa Idok musim lalu.
- RRQ dinilai memiliki persiapan yang lebih matang untuk menghadapi MPL ID Season 18.
- Kehadiran Demonkite dan Coach Adi membuat Idok semakin optimistis menatap musim baru.
- Ayo top up diamond MLBB kalian di Dunia Games sekarang.
Penulis: Redzi Arya Pratama
Musim lalu menjadi salah satu periode paling sulit bagi RRQ Hoshi di MPL Indonesia. Tim berjuluk Raja dari Segala Raja itu harus mengakhiri perjalanan mereka di MPL ID Season 17 dengan hasil yang jauh dari harapan setelah terperosok di posisi kesembilan klasemen. Hasil tersebut sekaligus membuat RRQ gagal menembus babak playoff, sesuatu yang jarang terjadi dalam sejarah organisasi tersebut.
Tidak hanya menjadi pukulan bagi tim, performa individu para pemain juga ikut menjadi sorotan. Salah satu yang mendapat perhatian besar dari komunitas adalah roamer RRQ, Idok. Pemain muda yang sempat digadang-gadang sebagai salah satu talenta terbaik Indonesia itu dinilai belum mampu menunjukkan performa terbaiknya sepanjang musim lalu.
Dalam wawancara eksklusif bersama Dunia Games, Idok akhirnya buka suara mengenai berbagai faktor yang membuat performanya menurun di MPL ID Season 17. Ia juga mengungkapkan bagaimana proses evaluasi yang dilakukan serta keyakinannya bahwa RRQ akan tampil jauh lebih kuat di musim baru.
Menurut Idok, kegagalan musim lalu menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi dirinya. Ia menyadari bahwa dirinya harus melakukan banyak perbaikan agar bisa kembali tampil maksimal dan membantu RRQ kembali bersaing di papan atas MPL Indonesia.
RRQ Idok Buka-bukaan dan Mengaku S18 Akan Lebih Matang

Idok mengaku tidak ingin terus terjebak dalam hasil buruk yang terjadi musim lalu. Baginya, langkah terbaik saat ini adalah melakukan introspeksi dan mempersiapkan diri sebaik mungkin bersama jajaran pemain serta staf pelatih baru yang dimiliki RRQ.
"Saya akan intropeksi diri dari season kemarin. Season ini saya akan prepare lebih siap dengan teman-teman dan staf pelatih yang baru. Saya bakal bounce back musim ini,"
Pernyataan tersebut menunjukkan tekad besar dari sang roamer untuk membuktikan bahwa performa buruk di Season 17 bukanlah gambaran kemampuan sebenarnya. Idok juga menyadari bahwa banyak pihak meragukan dirinya setelah hasil mengecewakan musim lalu.
Lebih lanjut, pemain yang menjadi motor pergerakan RRQ tersebut mengungkap bahwa penurunan performanya tidak terjadi begitu saja. Ada sejumlah faktor internal yang turut memengaruhi penampilannya sepanjang musim.
"Banyak faktor yang bikin saya menurun dan banyak orang tidak tahu. Dari segi tim mungkin tidak cocok sama yang sebelumnya, banyak faktor juga kenapa tidak cocoknya gitu. Cara saya untuk bangkit salah satunya dengan lebih terkoneksi dengan teman satu tim,"
Menurut Idok, membangun chemistry yang lebih kuat dengan rekan setim menjadi salah satu fokus utama RRQ dalam menyambut MPL ID Season 18. Ia percaya bahwa koneksi antarpemain memiliki peran penting dalam menentukan performa sebuah tim di level kompetitif tertinggi.
Musim lalu, RRQ memang terlihat kesulitan menemukan konsistensi permainan. Pergantian roster dan proses adaptasi yang belum berjalan optimal menjadi salah satu faktor yang kerap disebut oleh para penggemar sebagai penyebab menurunnya performa tim.
Meski begitu, Idok menilai situasi musim ini jauh berbeda. Ia melihat adanya perkembangan positif selama masa persiapan yang membuat dirinya semakin optimistis menghadapi kompetisi mendatang.
"Bisa saya bilang persiapan musim ini harusnya hasilnya jauh lebih bagus dari season kemarin. Season kemarin kan di luar ekspektasi juga dari player, manajemen, dan fans. Saya dan tim akan buktikan di season ini,"
Keyakinan tersebut juga didukung oleh sejumlah perubahan penting yang dilakukan RRQ menjelang musim baru. Salah satu yang paling mendapat perhatian adalah hadirnya Demonkite sebagai jungler baru serta kembalinya Coach Adi ke dalam jajaran pelatih tim.
Bagi Idok, kehadiran dua sosok tersebut memberikan dampak positif yang cukup besar terhadap atmosfer dan komunikasi di dalam tim. Ia bahkan secara khusus menyoroti chemistry yang mulai terbangun bersama Demonkite selama masa persiapan.
"Koneksi saya dengan jungler baru Demonkite lebih baik. Apalagi sekarang kami punya Coach Adi juga yang membawa pengalamannya. Demonkite juga lebih terbuka ke playernya. Banyak pengalaman dia yang bisa dibagikan ke kami semua,"
Sebagai roamer, koneksi dengan jungler menjadi salah satu aspek paling penting dalam permainan kompetitif MLBB. Karena itu, meningkatnya chemistry antara Idok dan Demonkite menjadi sinyal positif bagi RRQ dalam membangun fondasi permainan yang lebih solid untuk musim baru.
Di sisi lain, Coach Adi juga bukan sosok asing bagi para penggemar RRQ. Pengalamannya menangani berbagai roster papan atas membuat banyak pihak menaruh harapan besar terhadap kemampuannya membangun kembali kekuatan tim setelah hasil mengecewakan musim lalu.
Kini, seluruh mata tertuju pada perjalanan RRQ Hoshi di MPL ID Season 18. Setelah mengalami salah satu musim terburuk dalam sejarah organisasi, RRQ memiliki motivasi besar untuk membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan sebagai kandidat juara. Bagi Idok, musim baru bukan hanya soal memperbaiki hasil tim, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa dirinya mampu bangkit dari keterpurukan dan kembali menjadi salah satu roamer terbaik di Indonesia.
Nantikan informasi-informasi menarik lainnya dan jangan lupa untuk ikuti Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube Dunia Games. Kamu juga bisa dapatkan voucher game untuk Mobile Legends, Free Fire, Call of Duty Mobile dan banyak game lainnya dengan harga menarik hanya di Top-up Dunia Games.
